Zakat

Haul Zakat: Pakai Tahun Hijriah atau Masehi? Ini Bedanya 2,5% dan 2,577%

Penjelasan haul zakat maal, mengapa dihitung dengan tahun Hijriah, selisihnya dengan tahun Masehi, dari mana angka 2,577%, contoh perhitungan, dan cara praktis menentukan tanggal bayar zakat setiap tahun.

Zakat tabungan, emas, dan perdagangan baru wajib setelah harta dimiliki selama satu tahun, yang disebut haul. Masalahnya, kebanyakan dari kita mencatat keuangan dengan kalender Masehi, sedangkan haul dalam fikih dihitung dengan kalender Hijriah. Apakah perbedaan ini berpengaruh? Berpengaruh, walaupun kecil.

Dasar haul

"Tidak ada zakat pada suatu harta sampai berlalu atasnya satu haul." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Haul berlaku untuk zakat maal seperti emas, perak, uang, dan barang dagangan. Zakat pertanian tidak memakai haul, melainkan dikeluarkan saat panen, dan zakat fitrah terikat dengan akhir Ramadan.

Karena penanggalan dalam syariat Islam berdasarkan peredaran bulan, mayoritas ulama menghitung haul dengan tahun Hijriah.

Selisih tahun Hijriah dan Masehi

KalenderPanjang rata-rata satu tahun
Hijriah (qamariyah)± 354,37 hari
Masehi (syamsiyah)± 365,24 hari
Selisih± 11 hari per tahun

Artinya, setiap 33 tahun Masehi terdapat sekitar 34 tahun Hijriah. Orang yang menghitung haul dengan tahun Masehi selama 33 tahun akan "kehilangan" kira-kira satu kali pembayaran zakat.

Dari mana angka 2,577%?

Sebagian ulama kontemporer dan lembaga zakat membolehkan perhitungan dengan tahun Masehi untuk memudahkan pembukuan, misalnya bagi perusahaan yang tutup buku setiap 31 Desember. Agar tidak ada hak mustahik yang berkurang, kadarnya disesuaikan dengan panjang tahun:

Kadar tahun Masehi = 2,5% × 365,24 ÷ 354,37 ≈ 2,577%

Jadi ada dua pilihan yang sama-sama dikenal:

  • Haul dengan tahun Hijriah, kadar 2,5%.
  • Haul dengan tahun Masehi, kadar 2,577%.

Contoh perhitungan

Pak Rudi memiliki tabungan dan emas yang dizakati senilai Rp120.000.000, sudah jauh di atas nisab.

CaraPerhitunganZakat
Haul Hijriah2,5% × Rp120.000.000Rp3.000.000
Haul Masehi2,577% × Rp120.000.000Rp3.092.400

Selisihnya sekitar Rp92.400 per tahun. Kecil untuk satu tahun, tetapi menjaga agar zakat tidak berkurang dalam jangka panjang. Hitung zakat Anda dengan kalkulator zakat, lalu sesuaikan kadarnya bila memakai tahun Masehi.

Cara praktis menentukan tanggal bayar

  1. Catat tanggal harta pertama kali mencapai nisab dalam kalender Hijriah. Konversi tanggalnya dengan konversi Hijriah.
  2. Tetapkan tanggal itu sebagai tanggal haul setiap tahun, misalnya setiap 1 Ramadan. Banyak orang memilih bulan Ramadan agar mudah diingat dan meraih keutamaannya.
  3. Pada tanggal haul, hitung seluruh harta yang wajib dizakati saat itu, termasuk tambahan yang masuk di tengah tahun, lalu keluarkan 2,5%.

Cara ketiga ini, yaitu menggabungkan harta yang bertambah di tengah tahun ke dalam haul utama, banyak dipakai lembaga zakat karena lebih praktis daripada menghitung haul untuk setiap setoran tabungan.

Bila harta turun di bawah nisab

Menurut mazhab Syafi'i, bila di tengah tahun harta turun di bawah nisab, perhitungan haul terputus dan dimulai lagi ketika harta kembali mencapai nisab. Mazhab Hanafi hanya melihat kondisi di awal dan akhir haul. Dalam praktik, yang paling penting adalah mencatat dengan jujur dan konsisten memakai satu cara.

Bolehkah membayar zakat sebelum haul?

Mayoritas ulama membolehkan membayar zakat lebih awal (ta'jil) bila harta sudah mencapai nisab, berdasarkan riwayat bahwa Nabi ﷺ mengizinkan Abbas membayar zakatnya sebelum waktunya (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Ini bermanfaat misalnya saat ada kebutuhan mendesak mustahik. Bila di akhir haul ternyata harta bertambah, sisa kekurangannya ditambahkan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Zakat penghasilan juga menunggu haul? Ada dua pendapat. Sebagian menganjurkan dikeluarkan setiap menerima penghasilan, seperti pendekatan BAZNAS, dan sebagian lain memasukkannya ke tabungan yang dizakati saat haul. Penjelasannya ada di artikel cara menghitung zakat penghasilan.

Perusahaan yang tutup buku 31 Desember, pakai kadar berapa? Bila haul dihitung per tahun buku Masehi, gunakan 2,577% agar setara dengan haul Hijriah.